BerandaInternasionalTak Sertakan Charger Saat Jual iPhone 12, Apple Didenda 2 Juta Dolar...

Tak Sertakan Charger Saat Jual iPhone 12, Apple Didenda 2 Juta Dolar AS

LIBRANEWS.id, BRASIL – iphone 12 memang dijual tanpa disertai charger dan earphone dalam kotak pembelian. Ini pertama kalinya Apple menjual iPhone tanpa kedua aksesori tambahan tersebut.

Pembeli hanya akan mendapatkan kabel konverter (Lightning-to-USB-C) dan sebuah ponsel saja. Dengan demikian, pengguna harus membeli kepala charger atau earphone secara terpisah.

Baca Juga : Turki Tarik Diri dari Perjanjian Internasional

Kendati begitu, kebijakan Apple untuk tidak menyertakan charger dalam kotak pembelian nampaknya tak akan berlaku di wilayah Brasil.

Badan perlindungan konsumen di negara bagian Sao Paulo, Brasil, Procon-SP mendenda Apple senilai 2 juta dolar AS karena tidak menyertakan alat pengisi daya (charger) di dalam kotak iPhone 12, menurut 9to5 Mac.

Dilansir dari Analisadaily, Minggu (21/3/2021), Procon-SP mengatakan Apple terlibat dalam “iklan menyesatkan, menjual perangkat tanpa pengisi daya dan persyaratan yang tidak adil”.

The Verge melaporkan, Apple mengumumkan pada Oktober bahwa iPhone 12 tidak akan datang dengan pengisi daya atau earbud di kotaknya, dengan alasan masalah lingkungan.

Selain itu, Apple mengatakan akan dapat mengurangi bahan mentah untuk setiap iPhone yang dijualnya, selain mengurangi ukuran kotak ponsel.

Kritikus menyebut perubahan itu lebih berkaitan dengan memungkinkan Apple mengurangi biaya pengiriman, dan para ahli lingkungan mengatakan dampak terhadap lingkungan kemungkinan akan minimal.

Procon mengatakan pihaknya bertanya kepada Apple apakah perusahaan akan menurunkan harga iPhone 12 karena tidak ada pengisi daya yang disertakan, namun tidak menerima tanggapan.

Baca Juga : Israel Terima Surat Penyelidikan Kejahatan Dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC)

Agensi tersebut juga menuduh perusahaan gagal membantu pelanggan yang memiliki “masalah dengan beberapa fungsi” di iPhone mereka setelah pembaruan. Seorang juru bicara agensi tersebut mengatakan Apple “perlu menghormati undang-undang ini dan institusi ini.”

Denda tersebut sepertinya tidak akan terlalu mengganggu bagi Apple, yang memiliki pendapatan 111,4 miliar dollar AS pada kuartal pertama 2021 (total itu termasuk penjualan model iPhone 12 pada liburan 2020).

Aries Libranewshttps://www.libranews.id
Hi, Terimakasih telah menjadi pembaca setia Libranews.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERPOPULER

- Advertisement -